Pentingnya Kelengkapan Laporan Kegiatan: Hasil Review Laporan Tahunan 2023 di UIN SAIZU Purwokerto

Purwokerto – Sebagai wujud komitmen terhadap tata kelola yang baik dan akuntabilitas publik, Satuan Pengawas Internal (SPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto telah menyelesaikan rekapitulasi hasil review dan cek fisik laporan kegiatan tahunan 2023. Proses ini penting untuk memastikan setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Fakultas, Unit, maupun UPT sudah didukung oleh laporan yang lengkap dan sesuai standar.

Hasil rekapitulasi yang ditandatangani oleh Kepala SPI, Bapak Rohmad, menunjukkan total 349 kegiatan direncanakan di seluruh unit, dengan 327 laporan kegiatan yang telah diserahkan dan direview oleh SPI. Dari jumlah tersebut, tercatat hanya 67 laporan yang dinyatakan Lengkap, sedangkan sisanya, yaitu 265 laporan, masih Belum Lengkap.


Hasil review ini memberikan gambaran yang jelas mengenai kelengkapan laporan di masing-masing unit kerja di UIN SAIZU.

Fakultas dengan Persentase Laporan Lengkap Tertinggi

Di tingkat Fakultas, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menunjukkan kinerja terbaik dengan 18 laporan lengkap dari 25 laporan yang diserahkan, menjadikannya fakultas dengan proporsi kelengkapan laporan tertinggi. Sementara itu, Fakultas Dakwah juga menunjukkan hasil positif dengan 13 laporan lengkap dari 18 laporan yang diserahkan.

Unit dan UPT dengan Kinerja Laporan Lengkap 100%

SPI sendiri, sebagai unit yang melakukan pengawasan, mencatatkan hasil sempurna dengan 3 laporan lengkap dari 3 kegiatan yang dilaporkan. Selain itu, UPT Perpustakaan juga memiliki hasil baik dengan 3 laporan lengkap dari 5 laporan yang ada.

Unit dengan Tingkat Kelengkapan Laporan yang Perlu Perhatian Khusus

Data rekapitulasi ini juga menjadi catatan penting bagi beberapa unit yang memiliki tingkat kelengkapan laporan yang sangat rendah, bahkan nol (0). Beberapa unit yang seluruh laporannya (100%) dinyatakan tidak lengkap (0 laporan lengkap) antara lain:

  • Pascasarjana: Dari 20 laporan yang diserahkan, 0 laporan lengkap.
  • UPT Bahasa: Dari 15 laporan, 0 laporan lengkap.
  • LPM: Dari 21 laporan, 0 laporan lengkap.
  • LPPM: Dari 40 laporan, 0 laporan lengkap.
  • Badan Layanan Umum dan Akademik (BUA): Dari 15 laporan, 0 laporan lengkap.
  • Warek III: Dari 10 laporan, 0 laporan lengkap.
  • Sebagian besar Unit Penanggung Jawab (PJ) di tingkat Universitas juga mencatatkan 0 laporan lengkap.

Selain itu, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) memiliki jumlah laporan tidak lengkap yang paling banyak, yaitu 35 laporan dari 44 laporan yang masuk. Fakultas Syariah dan FUAH juga memiliki jumlah laporan tidak lengkap yang cukup tinggi, masing-masing 17 laporan.


Hasil review ini menjadi masukan berharga bagi seluruh pimpinan Fakultas, Unit, dan UPT di lingkungan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto untuk segera melakukan perbaikan. Ketidaklengkapan laporan dapat menghambat proses audit dan evaluasi kinerja yang transparan dan akuntabel.

Kepala SPI, Rohmad, menekankan pentingnya kelengkapan laporan sebagai bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan kegiatan. Laporan yang lengkap tidak hanya memenuhi syarat administrasi, tetapi juga menunjukkan keseriusan dan profesionalitas dalam mempertanggungjawabkan setiap anggaran yang digunakan.

Diharapkan, temuan ini dapat mendorong percepatan perbaikan tata kelola di seluruh unit, sehingga di masa mendatang, proporsi laporan yang lengkap dapat meningkat secara signifikan, sejalan dengan visi UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto untuk menjadi perguruan tinggi yang Unggul, Progresif, dan Integratif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *